Azis Syamsuddin

Euforia Kemenangan Tak Perlu Sampai Turun ke Jalan

Azis Syamsuddin

JAKARTA – Patroli sekala besar untuk menekan konvoi kemenangan pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tak perlu dilakukan. Jika kesadaran diri dibangun sejak tahapan kampanye.

Menurut Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, ada batas kewajaran sehingga euforia kemenangan tak perlu dilakukan scara berlebihan.Terlebih wabah Virus Corona (Covid-19) belum mereda. Situasi menuntut kehati-hatian ekstra agar tidak terjadi pengerahan massa.

Dari dari data yang terangkum ada 6.033 kasus baru Covid-19 pada Kamis (10/12/2920) sehingga total kasus menjadi 598.933 orang. “Ada 165 saudara kita yang wafat. Artinya ada 18.336 orang yang telah meninggal dunia,” jelas Azis, Jumat (11/12/2020).

Azis Syamsuddin

Baca Juga  Hari Ini Personel Kopaska Diterjunkan, Azis Syamsuddin Sampaikan Belasungkawa

Secara persentase, kasus positif Indonesia sebesar 18,4 persen atau jauh lebih tinggi dari standar pengendalian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen. Angka-angka inilah yang seharusnya menjadi warning kepada paslon maupun relawan.

“Begitu bahaya, dampak sebaran ini. Demokrasi mengajarkan kita toleransi. Tak pula mengorbankan jiwa rekan kita, hanya untuk memenuhi hasrat, lantaran kalah berkompetisi,” terang Azis.

Fakta ini juga yang menjadi cermin untuk meredam ambisi tidak turun ke jalan merayakan kemenangan.

Baca Juga  DPR Apresiasi Penurunan Angka Kemiskinan di Tingkat Desa

“Tidak ada yang melarang merayakan kemenangan asal, tidak menciptakan klaster baru. Tidak mengundang kerumunan massa yang berakibat fatal. Sadarlah, wabah belum berakhir,” pintanya.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan, Pemerintah dan Kepolisian termasuk masyarakat perlu berhati-hati adanya potensi pengerahan massa dari pasangan calon yang kalah.

“Ini sangat dikhawatirkan. Muncul masalah ketidakpuasan calon kepala daerah yang perlu diantisipasi. Kita berharap ini tak terjadi hingga KPU menetapkan hasil resmi,” imbuhnya.

Baca Juga  Pencegahan Terorisme, Azis Syamsuddin Minta Jaga Akses Vital

Menurut dia, sejauh ini pelaksanaan Pilkada berjalan dengan baik sehingga perlu dipertahankan agar tidak muncul masalah di ujung pelaksanaannya.

Biasanya, perdebatan dan kontroversi akan muncul saat keluar hasil hitung cepat yang dipercaya sebagai informasi pendahuluan. “Maka saya meminta tidak lengah. Jaga seluruh proses hingga ada penetapan resmi dari KPU. (scio/ful)

Baca Juga  Azis Syamsuddin Apresiasi atas Kerja Keras dan Komitmen yang Terus Dibangun KPK

Berita Lainnya

TRENDING BERITA

Berita Utama