Azis Syamsuddin

Azis Syamsuddin Minta Aparat Kawal Vaksin Hingga Titik Sasaran

JAKARTA – Sejumlah daerah telah menerima sebagian jatah vaksin dan bersiap melaksanakan secara bertahap guna meredam masifnya penularan wabah Virus Corona (Covid-19).
 
Atas kondisi ini, Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin meminta, aparat khususnya Perintah Daerah mampu mengawal distribusi vaksin hingga titik sasaran. Ini sejalah dengan desakan pemenuhan vaksin untuk seluruh daerah tercapai pada tahun 2021.
 
“Kami berharap aparat khsusunya pihak Kepolisian mampu mengawal vaksin hingga daerah atau titik sasaran. Jangan sampai bocor dan dimanfaatkan oknum terkait, dengan alasa apa pun,” tegas Azis Syamsuddin, Senin (4/1/2020).
 
Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu juga mengapresiasi dengan sikap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang cukup sigap dalam menerima jatah vaksin. “Alhamdulillah di Jawa Tengah sudah sampai. Jangan lupa sistem distribusi ke daerah sampai ke penerima harus diawasi dan tepat sasaran,” imbuh Azis.
 
Ia berharap vaksinasi yang rencananya dilaksanakan pada 14 Januari 2021 dengan target pertama tenaga kesehatan dan personel penunjang di seluruh fasilitas kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan COVID-19.
 
Selanjutnya, sasaran vaksinasi tahap kedua, meliputi petugas pelayanan publik seperti aparat TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja, guru, petugas bandara, petugas pelabuhan, petugas stasiun, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
 
Azis menegaskan, program vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan dapat berjalan beriringan. “Pak Menko Airlangga, dan Pak Presiden Joko Widodo juga telah menekankan hal ini. Vaksinasi dan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan harus berjalan seiring. Karena dengan program vaksinasi, tetap kedisiplinan harus dijaga,” papar Azis.
 
Dia mengingatkan vaksinasi terhadap 182 juta penduduk memerlukan waktu. Program vaksinasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam beraktivitas.
 
“Dan sekali lagi saya menekankan bahwa kedisiplinan menjadi prioritas, karena COVID-19 masih ada di global. Jadi pandemi global belum berakhir,” imbuhnya.
 
Lebih jauh Azis menyampaikan bahwa DPR akan terus mendorong peningkatan kedisiplinan masyarakat, baik memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Seusai libur Natal dan Tahun Baru, DPR akan mendorong pemerintah melakukan evaluasi dalam dua pekan ke depan, sehingga peningkatan disiplin di berbagai tempat terus dapat terpantau baik di tempat kerja maupun di tempat-tempat kegiatan ekonomi,” pungkas Azis Syamsuddin. (ijs/ful)
Baca Juga  Ada Pertimbangan Terkait Pembubaran FPI, Azis Syamsuddin: Bagi yang Tidak Puas Berhak Menggugat

Berita Lainnya

TRENDING BERITA

Berita Utama